dBOOM, d’BC Network Big Oriflame Opportunity Meeting 27 Oktober 2013

Ga pernah ada bosen bosennya ngikutin acara OOM, karena selalu dapet suntikan semangat yang luar biasa, kalo bahasa kerennya Life Changing Moment nya dapet banget, gimana ngga.. liat orang orang yang sukses menjalankan bisnis yang sama-sama kita kerjakan, membuktikan kalo succesplannya Oriflame emang mungkin untuk diraih, itu lhoooo udah ada orang yang berhasil dapet, masa kita ngga bisa kalo  usaha..

20131027_080059

Makin lama makin banyak new achiver yang harus di recognisi, sehingga kalau di Big OOM yang di recognisi hanya director up aja. level konsultan, manager dan senior manager hanya berdiri dari bangku masing masing saat recognisi saking banyaknya. Menurut pak Amir Mortazavi, managing Director Oriflame Indonesia, 3 tahun lalu dari dbcn baru ada 3 Diamond Nadia-Dini-Sharah, sekarang udah ada 22 orang diamond up. Sepanjang 2013 saja ada 600 Senior Manager berpenghasilan 4jt an dr dBCN.  Alhamdulillah termasuk ada dijajaran yang boleh naik panggung untuk recognisi Gold Director

recognisi

 

jadi di dBOOM kemaren, intinya adalah selain mematahkan stigma negatif tentang MLM juga memberikan bukti bahwa untuk sukses di MLM itu sangat mungkin. Jadi satu stigma akan di jawab oleh satu argumen dari new achiever Diamond Director sepanjang 2013

~ MLM = Dikejar target
Widya Putri : kenapa harus takut punya target? padahal dalam hal hal yang kecil di kehidupan sehari hari juga kita pasti punya target. misal saat mau berangkat dBOOM pati kita punya target jam berapa harus udah sampai di venue. Di Oriflame targetnya itu enak. Lagi pula yang dikejar di sini adalah target KITA SENDIRI. Tentang IMPIAN KITA SENDIRI. Oriflame hanya menyediakan CARANYA. Iya bener loh… Bukan target bos, bukan target perusahaan, apalagi target upline Jadi, kenapa harus takut kejar target? Kalau merasa impian anda PENTING untuk DIWUJUDKAN, maka BERSAHABATLAH dengan TARGET

~ MLM = upline yang makin kaya
Vonita Bermana : Ngapain join MLM? Pasti nguntungin upline-nya doang. Setelah dipelajari, ternyata benar Tapi upline yang gimana dulu? Upline yang kaya yaitu yang melakukan TUTUP POINT, REKRUT, dan memBINA downline2nya. Membina supaya downline2nya juga ikut kaya. Jadi, downline-downline, nurut deh ya sama upline. Mau kaya juga kaaan? Percaya deh ngga ada upline yang menjerumuskan downline-nya

~MLM = Ga bisa untuk ibu rumah tangga ‘biasa’
Hana Hanifah Rela : Ibu rumah tangga, ‘hanya’ lulusan SMK, gaptek parah bahkan dulu kirim emailpun ga bisa, tapi karena ingin punya 2 jutaan sebulan, belajar dari nol sampai bisa, hingga akirnya ibu rumah tangga biaa ini jadi luar biasa karena berpenghailan 30jt-an/bulan

~MLM = Ga ah nanti harus keluar rumah terus
Safrina Desita : Dulu pernah ikut MLM lain sebelum Oriflame, harus banyak janjian ketemu orang dan presentasi sepulang kantor kahirnya sampai rumah tengah malam, belum lagi tiap weekend selalu ada acara. berkat d’BCN bisa mencapai level Diamond dengan 99% online 1% nya memberi training offline, acara OOM, jalan-jalan grats dari Oriflame

~MLM = Ga bisa ngomong, kan susah
Amelia Hasnaryati : Ogah join MLM karena gak jago ngomong? Nggak pede kalo mesti berhadapan langsung sama orang banyak? Makanya join Oriflame yuk via d’BCN… Di sini kami punya fasilitas online yang buanyaaak… Web replika, etraining di fb grup, bahkan webinar (web seminar)

~MLM = Hanya untuk yang tinggal di kota besar
Hargia Murti : Tinggal di payakumbuh, upline di jakarta dan jauh dari kantor cabang, downline tersebar di seluruh Indonesia. bukan alasan untuk tidak mencapai Diamond

~MLM = Ga butuh, ga pake produknya
Dina Balirita : Awalnya ga mau banget join Oriflame, setelah stalking perkembangan mba Nadia selama 2 tahun baru join, dan karena sama sekali ngga suka dandan dan pake parfum langsung fokus ke bisnisnya, minta modal 7,2 juta sama suami untuk 1 tahun (12 bulan x tupo 600rb/bln) dengan asumsi ga mungkin dlm 1 thaun maksimal ga jadi SM upaya balik modal

~MLM = Ga Pede kan Susah
Metrisca Ardiana : dulu selalu pemalu, minder dan gemeteran saat ketemu orang, tapi karena harus memanage jaringan lama lama terbiaa berinteraksi dengan banyak orang. Oriflame itu sekolah kehidupan, kunci mendapatkan ilmunya cuma 1 kata BUTUH atau ngga?

~MLM = Ga ada waktu ngerjainnya
Ika Merseana : Mantan karyawan di perusahaan asing selama 7 tahun yang akhirnya memutuskan resign ketika penghasilannya mencapai 25jt/bulan dan akhirnya sekarang sudah resign. Awalnya merasa gak mungkin deh join MLM, karena harus demo, presentasi dll. Trus kapan dong ketemuan sama anak-anak? Begitu juga dengan IRT, sama sibuknya dari pagi-malam. Iya sih ya ngga ada waktu. Tapi pertanyaannya : BUTUH apa ENGGAK? Butuh sama uangnya/bonusnya nggak? Kslau butuh, pasti disempet-sempetin. Pasti ada aja waktunya

~MLM = Ga bakat jualan
Dewi Nurul Satvani : gak mau ah join Oriflame karena GAK BAKAT JUALAN. Tapi saya coba sebar katalog, sharing manfaat produknya. Belajar cara jualan, belajar ilmu produk. Sekarang bisa jadi Diamond Director di Oriflame. Dulu 30 juta adalah gaji mba Dewi setahun kerja di kantornya, sekarang 30 juta gaji dia sebulan dari Oriflame

~ MLM = Gengsi ah
Wita Radyasari : saya orangnya gengsian. Gara-gara gengsi, saya berhasil menolak semua MLM. Tapi akhirnya gabung sama Oriflame, krn diceritakan sama sponsornya, Oriflame bisa dikerjakan secara ONLINE

~MLM = Jual Mimpi
YUlia Riani : Yap, ketika memulai bisnis harus berani bermimpi, baik mimpi jangka pendek maupun jangka panjang. Berani bermimpi untuk punya kebebasan waktu dan kebebasan finansial, berani bermimpi untuk memantau tumbuh kembang anak dr rumah, berani bermimpi untuk mendampingi orang tua di masa tua.
Actionnya juga harus pol-polan, jangan jadikan anak2 dan sibuk2 yang lain sebagai excuse untuk tidak mengerjakan bisnis ini, justru anak2 harus jadi motivasi terbesar karena yang mau disekolahin makin banyak.

~MLM : Status lebay
Astriani Karnaningrum : update status melulu di fb, kayak motivator aja… Ya gpp dibilang begitu. Yang penting kita MELAKUKAN apa yang KITA UCAPKAN. Suka atau bahkan sering nge-SHARE status orang lain atau upline sendiri? Udah EKSYEN beluuum? Percuma nge-share status kalo kitanya sendiri ngga ada eksyennya!

~MLM = bikin berantem sama keluarga, temen
Eka – Dian : pernah berantem juga ternyata sebagai kakak-adik, karena Dian sebagai adik menolak Eka saat diajak join Oriflame. Eka sampai sakit hati dibuatnya, hehee… Setelah join pun pernah berantem karena masalah prospek. Tapi belajarlah dari anak kecil. Kalau berantem cepet ngalahnya, cepet akurnya lagi

alhamdulillah dBOOM kali ini kumpul sama 24 orang downline dari 3 kaki, bu Mira dan team, Desi dan Tim, Yulie dan tim… semoga semua pada ke boost semangatnya untuk lebih cepat lagi naik level. Ini sebagian yang sempet foto foto

jaringan succesminded

 

Tertarik menjalankan bisnis Oriflame bersama d’BC Network seperti saya?

silakan kontak saya via :

email : bundashiraz@gmail.com

SMS : 08156303005

pin BB : 287f81a8

WA : 081273729997

 

me

Oktober oh oktober

Bulan Oktober selalu jadi bulan istimewa karena banyak keluarga yang berulang tahun, selain Ayah Shiraz ada ateu Vieta, Om Diwan, Nenek EmPuy, Amih Diyas, Om Fikri.  Well, memang kebanyakan dari keluarga Ayah, kalau di Keluarga Bunda kebanyakan berulang tahun di bulan Juni, termasuk Bunda dan Shiraz.

Lalu bulan ini juga ada hari Raya Idul Adha, alhamdulillah masih bisa kurban domba untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah, dan kali ini giliran Ayah. Namun disisi lain lebaran haji ini bagi kami sekeluraga terasa sepi tanpa kehadiran almh. Mama yang meninggalkan kami 8 bulan lalu.  Al Fatihah untuk Mama, kami anak-anakmu hanya bisa mengucapkan seuntai doa untuk mu.  Terlebih bulan ini keluarga besar kami juga mendapatkan ujian dengan sakitnya kakak mama di Surabaya, Uwa Adjat Suryana, sehingga seluruh keluarga di Nyomplong hijrah ke Surabaya dan melalui idul adha disana karena saat itu Uwa Adjat sedang kritis di ICU.  Menurut kabar terakhir kemarin, kondisinya sudah membaik dan sudah dipindahkan kembali ke Paviliun untuk masa pemulihan. Syafakillah Wa, maaf viena sendiri belum sempat menengok langsung ke Surabaya.

Biasanya mama yang menyiapkan masakan idul adha, karena kami tidak mudik ke subang seperti saat idul fitri, lalu mungkin kami akan ke Nyomplong untuk silaturahmi dan makan masakan nenek dan ua yayah.  Tapi bulan ini tanpa mama dan tanpa keluarga besar di Nyomplong, akan terasa hambar sepertinya.  Jadilah satu hari sebelum idul adha, membuat rencana dadakan untuk membuat masakan lebaran seperti masakan mama. Ketupat beli, kebetulan ada yang jual dekat rumah Nanggeleng, daging, sayuran dan bumbu bumbu instan beli di supermarket.  lalu berjibakulah di dapur semalaman bagaikan sangkuriang hingga menghasilkan sayur kari, opor dan sambel goreng kentang tidak lupa acar dan kerupuk sebagai pelengkap.  Persis seperti yang selalu dibuat mama tahun-tahun sebelumnya, eh kecuali rasanya tentu saja, buatan mama jauh lebih enak.  Hanya sholat id dan makan pagi bersama yang dilewatkan di Cimahpar, selepas itu ayah, bunda dan Shiraz menghabiskan hari di lembur situ karena ayah kurban disana.  Siraz cukup antusias ikut nyate meski ga mau lihat proses penyembelihannya.

 

masakan idul adha

 

nyate

Bulan oktober ini juga salah satu project bunda, ateu Viera dan Nepal Edah bisa mulai terwujud, butik Viera resmi beroperasi di garasi kecil rumah Nanggeleng, dengan modal renovasi dadakan dan patungan.  Kami menjual busana muslimah (brand sendiri), aneka aksesoris wanita, rak tas dan sepatu gantung, serta baju anak branded, sempatkan untuk berkunjung ya, lokasinya ada di samping kelurahan Nanggeleng, kalau dari kota naik saja angkot ungu no 27 dan langsung turun di kelurahan.

butik pojok

butik_gamis

butik atasan

butik

Punya butik sendiri juga salah satu keinginan mama, salah satu impian yang terlambat aku wujudkan.  Waktu tidak menunggumu, jadi pergunakan waktumu dengan sebaik baiknya untuk membahagiakan orang orang yang kamu cintai.

Salah satu yang melegakan di bulan Oktober ini, adalah karena akhirnya, alhamdulillah mulai bisa pergi bawa mobil sendiri kemana mana. Dengan lega bunda bisa mencoret satu poin dari dreambook, punya mobil yang nyaman dan bisa mengemudinya dengan mandiri. semoga perjalanan ke depannya selalu selamat dan lancar tanpa ada insiden seperti saat dengan si visto dulu.

driving

 

masi ada sekitar 10 hari ke depan di bulan oktober, semoga selalu berita baik dan kebahagiaan yang menutup bulan oktober. Amin

 

 

Promo Join Oriflame 1-30 September 2013

ga ada ruginya dan ngga ada susahnya untuk join bareng aku di di bisnis Oriflame.. apalagi bulan ini, join fee yang biasanya 49900 di diskon jadi 19900 aja..
coba bayangin deh, selembar uang berwarna hijau yg gambarnya Oto Iskandar Dinata itu, yang mungkin akan habis untuk di tukar jadi 1 paket hemat di fastfood, atau jadi semangkok baso + es campur bisa diinvestasikan untuk 1 tahun

promo 1

promo 2

 

promo 3

 

promo 4

Tertarik gabung?

ga usah mikir lama lama lagi, langsung aja kontak yaa

 

Viena / Bunda Shiraz

HP 08156303005

pin BB 287f81a8

email : bundashiraz@gmail.com

fb : bunda shiraz / viena amelia indriana

 

it’s gonna be fun =)

Cash Award Gold Director

Habis pulang mudik tiba – tiba dapet kejutan, ditransfer Cash Award Gold Director sebesar 14 juta tanpa dipotong pajak. Alhamdulillah… Lebarannya udah beres tapi THRnya masih mengalir.

CASH AWARD GOLD

Mau bergabung bersama bunda Shiraz di Oriflame?
Gak susah kok cukup siapkan:

1. Data diri berupa: Nama, alamat, TTL, No KTP, No HP, alamat email dan data rekening bank
2. Copy / Scan KTP dan halaman pertama buku rekening
3. Uang Pendaftaran Rp. 49.900
4. Uang pembelian 20 katalog = Rp. 44.900
5. Aktif menggunakan Facebook
6. Mau belajar dan diajari

 

yuk, kontak aja langsung yaa kalo minat

mungkin kamu juga akan menemukan jalan mengubah hidup dan mewujudkan impian seperti saya

 

Viena (Bunda Shiraz)

08156303005

pin BB 287f81a8

Sehat sebelum terlambat

Notes di fb tanggal 1 Agustus untuk tugas d’BCN Wellbeing Club

Gak kerasa yah udah 3 minggu kita menjalankan ibadah Shaum dan sebentar lagi menjelang Idul Fitri.

Gimana menjalani hari-hari Ramadhan ini? Kalo aku 1 kata, SIBUK hehehe…

Pertama ini Ramadhan pertama tanpa almh mama yang berpulang februari lalu, praktis sebagian besar pekerjaan rumah tangga termasuk menyiapkan menu sahur dan berbuka puasa jadi tanggung jawabku
sebagai anak sulung. Kedua, sejak memutuskan mengisi Ramadhan dengan mengikuti Bazaar Keliling  untuk mengingatkan diri lagi, bahwa mencari rezeki itu butuh usaha maksimal dan efeknya jadi lebih
mensyukuri bisnis Oriflame-ku yang lebih praktis dan serba canggih itu karena ga perlu terikat jaga lapak seharian, dan ketiga dipenuhi dengan jadwal dan tugas dari d’BCN Wellbeing Club yang membuatku
bernostalgia dengan kesibukan masa kuliah yang selalu penuh disiplin dan di kejar deadline

 

Sejak awal Ramadhan aku memang memutuskan mengikuti d’BCN Wellbeing Club, yaitu sebuah komunitas yang anggotanya memiliki tujuan menjalankan pola hidup sehat dengan mengikuti roadmap plate yang disarankan Nutrishake untuk mendapatkan postur tubuh yang lebih ideal dan tubuh yang sehat dan bugar.

Motivasi terbesarku tentu saja ingin menurunkan berat badanku yang BMInya sudah masuk kategori overweight bahkan sudah hampir menuju perbatasan ke obesitas. Di usia 29 tahun ini berat badanku dikala tidak hamil mencapai rekornya, berat 73kg dan tinggi 164cm, padahal waktu hamil Shiraz 9 bulan saja 76kg jadiiii artinya berat badan dan posturku seperti ibu hamil dong, uhukkkk jujur iya sering banget disangka sedang hamil adiknya Shiraz, hanya bisa mengaminkan, tapi karena kenyataannya tidak hamil jadi tengsin berat deh, huaaaa aku kelebihan berat badan akut.

Kenapa sih mau diet aja harus ikutan club segala? Karenaaa… bagian terpenting dari diet itu adalah mengubah pola makan sampah ke pola makan yang sehat, secara kontinu dan konsisten, dan inilah yang terberat. Bukannya menahan lapar karena mengurangi porsi makan yang sulit dijalankan, tapi melepaskan diri dari godaan makanan-makanan tidak sehat . Apalagi aku ada di kategori orang yang doyan jajanan kaki lima, apalagi yang berbahan dasar aci/tepung kanji, sebutkan saja, bakso, pempek, siomay, batagor, cilok, cimol, cireng, ciwang dan segala ci ci lainnya… kalau sudah ketemu makanan jenis ini dijamin sulit berhenti. Porsi makan saya memang banyak, dan kapasitas perut saya juga kelihatannya cukup besar sejak dulu, tapi saya lupa metabolisme saya tidak sebaik dulu saat remaja dan di masa pertumbuhan, dimana makan banyak pun tetap langsing semampai. Kalau sekarang sih naik gampang turun jangan harap. Lebih kacau lagi karena aku orang yang saat mengalami momen senang atau sedih selalu lari dan menyalurkannya (kalau tidak boleh dibilang melampiaskan) ke makanan. Contohnya saat
mama saya meninggal 5 bulan lalu, dalam waktu sekitar 1 bulan berat badan saya bertambah 5kg dari sebelumnya.

Ah ya, mama juga lah alasan kenapa saya ingin menjalani hidup terutama pola makan yang lebih sehat, karena 2 bulan sebelum kepergiannya mama mengingatkan saya untuk mengurangi kebiasaan jajan sembarangan. Seperti kita tau jajanan sekarang banyak yang mengandung pengawet, pewarna, MSG, formalin, boraks dan zat-zat berbahaya lainnya yang bisa menyebabkan penyakit degenerative. Saat itu aku memandang mama, seorang yang pola makannya sangat sehat, jarang mengkonsumsi daging apalagi daging merah, tidak jajan sembarangan baru saja menjalani operasi pengangkatan kanker payudara. Sebuah shock therapy yang besar bagiku mengingat resiko kanker diturunkan secara genetis juga. Kalau bukan kita sendiri yang peduli pentingnya melaksanakan pola hidup sehat, pola makan sehat maka siapa lagi yang akan peduli? Ingatlah bahwa tidak sakit itu bukan berarti sehat.

Lalu kenapa harus Nutrishake? Karena Nutrishake bukan obat diet, bukan obat penyakit tertentu, tapi makanan pelengkap yang terbuat dari bahan bahan alami, kaya serat, kaya protein, omega 3 dan glikemic index yang rendah . Mengkonsumsi Nutrishake secara rutin dan mengikuti roadmapnya terbukti menurunkan berat badanku 3kg selama 3 minggu terakhir. Selain itu menjalani ibadah shaum lebih berenergi, lebih focus, tidak lemas dan bahkan tidak kalap menyantap semua hidangan saat berbuka puasa. Masih ada efek samping lainnya lho.. bikin rekening jadi gendut, asyik kan. I Love Nutrishake deh pokoknya =)

 

Jadi syukurilah nikmat sehat yang kamu punya SEKARANG bukan NANTI sebelum TERLAMBAT

Testimoni Gold Director untuk e-OOM Metamorfosiz

 1376839944001
Alhamdulillah puji syukur ke hadirat Allah SWT karena di bulan Juni, bulan kelahiran saya dan Shiraz anak saya, kami, mendapatkan kado spesial yaitu resmi mencapai titel Gold Director di Succesplan Oriflame.
Bulan ini Agustus 2013 hampir 4 tahun saya bergabung di Oriflame, masih teringat keputusan saya di Agustus 2009 saat saya membaca promo cashback join di blog mba Elfiana ketika mbah google mengarahkan saya kesana saat mencari resep lapis legit keju. Bersyukur karena Allah menjodohkan saya dengan mba Efi hari itu, meskipun sudah lama tahu mengenai Oriflame dan d’BC Network sejak 2007 entah mengapa baru hari otu saya tanpa pikir panjang langsung mengisi data di form prospek.
Dalam perjalanannya, 6 bulan pertama sejak gabung saya hanya tertarik pada hadiah hadiah promonya saja, meskipun sempat mencapai level 6% akhirnya drop lagi karena tidak punya motivasi untuk mengejar succesplan. Waktu itu saya masih bekerja sebagai analis sistem manufaktur di salah satu perusahaan otomotif.
Setelah resignpun saya tidak langsung serius menjalankan bisnis Oriflame, jujur saya masih ragu, apa iya dari menjalankan bisnis Oriflame kita bisa mendapatkan income yang besar, kalaupun ada yang bisa mencapainya pasti cuma orang-orang tertentu saja.  Jangankan merekrut, waktu itu untuk bisa tupo saja bagi saya rasanya sulit.
April 2011, melihat mba Efi menjadi Senior Manager membuat saya tertampar.  Kalau mba Efi saja yang masih kerja kantoran, punya income besar dan sedikit waktu bisa sukses menjalankan Oriflame, mengapa saya yang perlu income dan banyak waktu luang masih banyak alasan untuk tidak berusaha mencapainya.  Sayapun datang pada mba Efi dan minta bimbingannya, impian saya jadi Senior Manager, punya income 4jt/bulan untuk mengganti gaji saya yg hilang saat resign, dan tiket Director Seminar yg saat itu akan dilaksanakan di Bali.  Oktober 2011 impian itu tercapai, saya resmi menjadi Senior Manager dan 6 bulan kemudian menjadi Director.
Satu satu impian saya mulai terwujud, punya DP untuk membeli rumah kemudian merenovasinya, kesempatan jalan-jalan dengan fasilitas terbaik yang disediakan Oriflame, meskipun baru sebatas domestik.  Impian barupun langsung ter upgrade, ingin mengikuti Gold Confrence yang akan dilaksanakan di Dubai Agustus 2013 (dimana mba Efi akan segera berangkat 2 hari lg).  Saya memajang poster Dubai di meja kerja, saat itu mama saya berkata “teteh kalau mau ke Dubai mama mau ikut, biarpun harus bayar”.  Mama saya memang penyuka travelling, sejumlah negara di Asia sudah dikunjungi beliau.  Sayapun berniat, insyaallah jika mendapatkan tiket Gold Confrence maka orang pertama yang akan saya ajak berangkat adalah mama.
Namun kenyataannya saya baru membuka kualifikasi Gold Director di bulan Desember 2012, di bulan yang sama Mama saya menjalani operasi pengangkatan kanker payudara. 22 Februari 2013, di hari ketika saya hendak berangkat mengikuti Director Seminar Bali dan Gala Dinner pertama saya, mama saya mendadak koma, saya pun menyeret koper dari bagasi bus ke rumah sakit tempat beliau dirawat. Keesokan harinya mama saya meninggal dunia, sebelum saya berhasil mewujudkan janji saya padanya.
Mama saya, salah satu orang yang paling mensupport bisnis Oriflame yang saya jalankan.  Belum sempat saya mewujudkan impian alrmarhumah, tapi saya akan terus memperjuangkan impian itu demi segala support dan keyakinan beliau terhadap saya dan Oriflame.  Bagi siapa saja yang punya impian untuk membahagiakan orang-orang tercintanya, lakukan SEKARANG juga, meskipun artinya kalian kerja lebih berat dan lebih lelah.
Insyaallah saya tidak akan berhenti sampai Gold Director saja, karena bukan hanya impian saya yang harus diperjuangkan, tapi juga impian para downline yang menjadi amanah saya, mereka yang juga menggantungkan keyakinannya terhadap saya dan Oriflame. Mari bermimpi bersama, bertumbuh bersama, di ORIFLAME.
Go Diamond!

Getting closer to 8 digit

Penting ngga penting sebenernya

Cuma pengen ngasih tau, kalau bisnis Oriflame saya berkembang sesuai dengan ekspektasi, succesplannya bener2 bisa dicapai seperti jenjang karir.. jadi sampae ke depan depannya juga kayaknya ngga akan ninggalin bisnis ini deh soalnya nantinya bisnis ini bisa diwariskan.

 

Saya Viena, ibu rumah tangga dari Sukabumi, Jawa Barat, yang menjalankan bisnis Oriflame bersama jaringan d’BC Network.

 

Mau bergabung di tim saya?

add pin 287f81a8 / sms 08156303005

 

 

 

 

 

PD C4

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.