the Sugiawijaya goes to Medan : Crazy Planning, Crazy trip

Halo reader.. (cuiih geer banget kayak ada yg ngikutin blog ini aja haha)

Minggu lalu, keluarga Sugiawijaya habis liburan ke Medan lho.. cieee gaya euy.. perjalanan yang kontroversial haha karena banyak bikin kaget orang2. Reaksi pertama orang2 yang tau kami akan liburan ke medan adalah :
Mau ngapain ? Liburan dong
Disana ada siapa ? Ga ada siapa2,eh ada temen dr fb dan twiter sih, dadah2 sama mama icut dan bubun atha
Nanti nginepnya dimana ? di hotel lah
Mau kemana aja selama disana ? Mau jalan2 ke objek wisata dan berburu kuliner, sama liat the famous Toba Lake pastinya..
Kenapa sih pilih Medan ? Kami belom pernah ke Medan (err sebenernya satusatunya tempat di sumatera yg pernah kami singgahi cuma Belitong) jadi jiwa petualangan menggiring kami memilih Medan dibanding Bali. Kenapa cm 2 tempat itu pilihannya? soalnya kami maunya terbang dari Bandung, kalo dari Jakarta capek sama macet di perjalanan SMI-JKT doang.
Rencananya mendadak amat? wait… engga mendadak sama sekali, karena ini beli tiketnya waktu promo air asia tahun lalu pas Shiraz umur 2 bulan hehehehe

Jujur, kita emang jadiin issue ini penting hanya buat kita aja, persiapan dana, mental, akomodasi semua kita siapin sendiri (ya iyalah siapa yg mo nyumbang) pleuus kita ga mau udh gembar gembor pas the Big Day nya tyt ga jadi berangkat, yang kita khawatirkan sangat adalah kalo Shiraz sakit pas waktunya berangkat. Eh.. kejadian loh, sekitar seminggu sebelum berangkat, Shiraz yg udh dikondisikan untuk selalu fit, mendadak berdahak tenggrokannya disertai batuk ringan. Langsung dong secepatnya dibawa ke Dokter, bukannya ga mau home treatment dulu, tapi kalo itu kan progresnya lama, takutnya belom sembuh pas berangkat. Alhamdulillahnya dahaknya mulai menghilang sdampe kita putuskan tetep jadi berangkat, dan amazingly di Medan malah ga ada ohok ohok dahak sama sekali, mungkin karena cuaca Medan yang panas, beda sukabumi yang sejuk, lembab dingin ini.

Planning kita disana tanggal 5 – 8 Mei 2011 (kamis s.d. minggu), karena ini bepergian semi backpacker alias budget minim, jauh2 hari kita (bunda sih sebenernya, ayah mah tinggal terima laporan doang sambil kdg2 ga nyimak) udah banyak2 googling dan tanya2 tentang Medan sama penghuni2nya ttg, objek wisata nya, makanan khas nya, peta kotanya, hotel2 dan moda transportasi disana.

Karena kita bawa si Aden kecil yang umurnya baru 10 bulan, maka apapun rencananya harus mempertimbangkan kepentingan beliau, intinya jangan memaksakan diri untuk mengikuti schedule jika kondisi Shiraz tdk memungkinkan. Selain ttg kesehatan issue seputar Shiraz yg lain adalah apakah Shiraz akan berclodi saat liburan dan bagaimana dengan MPASInya.

Akhirnya kami putuskan untuk menggabung pemakaian clodi dan pospak selama di Medan. Clodi Shiraz yang dibawa hanya 3, tapi yang premium semua, dan akan digunakan selama bobo malam. Sedangkan selama beraktivitas di siang hari, kami putuskan pakai pospak dengan alasan kepraktisan. Kalau liburannya ke rumah saudara dan bawa mobil sendiri kami masih berani untuk ber full clodi. Tapi di hotel tanpa fasilitas jemuran, mau keliling2 tanpa kendaraan pribadi, dan mengunjungi tempat2 yang asing rasanya akan lebih mudah mengganti kalau pakai pospak. 1 pembenaran lain yg bisa kami kemukakan adalah, jumlah bagasi yang terbatas. daripada koper kelebihan muatan gara2 bawa clodi shiraz, mending klo pas bersih, pas pulang dari sana posisinya sdg dlm keadaan kotor dong. Jadi belilah kami ma**p*k* pants ukuran M isi 9 untuk dipakai siang hari.

Untuk MPASI, karena hotelnya tdk menyediakan kitchen set/pantry sama sekali, jadilah bunda banyak2 nyetok oatmeal, bubur bayi instan, biskuit babychoice, biskuit farley lengkap beserta termos air panasnya. Padahal di sukabumi jarang banget Shiraz dikasih makanan instan, makanya ada khawatir juga klo Shiraz susah makan. Di medan makanan lain yang bisa kami sediakan buat Shiraz adalah bubur ayam, biasanya kamin beli disalah1 fastfood yg nyediain menu goceng bubur ayam.

Selama mencari akomodasi, yang paling cepat muncul dan diputuskan adalah ‘hotel’ kami dengan kriteria, letak strategis, hraga murah, bersih, bukan hotel esek2 hehe.. dan begitu ggogling dapetlah salah satu kost-an berkonsep modern yg bisa di sewa harian (min 3 hari) nama temnpatnya KOSTMO situsnya bisa liat disini.  karena lokasinya ada di 2 tempat, kita pilih yg di katamso krn menurut penduduk medan yg kami mintai keterangan, letaknya lbh dekat ke pusat kota dan airport. kami ambil yg executive dan dpt tarif 154rb/malam, muraah kaan…

Naah penasaran dengan kelanjutan cerita liburan kami?? nantikan eposode dan season selanjutnya yak.. mao bobo dulu aah meler ini harus segera sembuh soalnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: