Membuang Kesempatan

Saya mengenal mba Nad dan komunitas Bunda Inbiz nya sejak medio 2007, waktu itu saya baru aja diterima sebagai karyawan di salah satu perusahaan nasional yang banyak diincar para fresh graduate seperti saya hehe, lagi bangga-bangganya tuh, so waktu ikutan milisnya dan ditawarin gabung dengan dbcn, dengan mantapnya saya memutuskan tidak tertarik.  Siapa butuh MLM kalau kamu baru aja menjalani perubahan drastis dalam hidup, dari fresh graduate yang luntang lantung cari kerjaan selama 6 bulan, lalu diterima di perusahaan dengan remunasi yang WAH untuk anak ukuran baru lulus, masih single pula.  Hilanglah kesempatan pertama saya memulai kesuksesan lebih awal di dbcn =)

 

2 Tahun kemudian, hidup saya sudah mulai berubah, sekarang saya sudah menikah tapi masih di perusahaan yang sama, dengan gaji yang agak naik, tapi karir masih sama saja, masih banyak senior saya yang lebih layak naik pangkat duluan =D itulah kerja kantoran.  Saat itu saya sedang hobi-hobinya belajar baking, sebagai usaha mengalihkan perhatian dari penantian menunggu momongan yang belum juga datang di satu tahun pernikahan kami.  Hobi baking ini membuat saya mengikuti berbagai macam milis kuliner dan mempertemukan saya dengan salah satu moderatornya Orange Kitchen, mba Efi Andra.  Suatu hari, saat googling resep lapis legit keju di blognya mba Efi, saya malah nyangkut di postingan tentang promo Oriflame, waktu itu akhir bulan, promonya cashback 20rb untuk pembelanjaan 175rb, iseng2 saya kontak mba Efi dan akhirnya bergabung dengan dbcn.  Waktu itu motivasinya bener hanya buat iseng jualan di kantor dan pakai sendiri, plus ngejar produk2 gratisnya… lumayanlah.. ga usah merogoh kocek bisa dapet kosmetik dan parfum gratis. Sempat merekrut 3 orang teman hanya untuk memenuhi target promo sponsor, bukannya membina dengan benar, ya gitu deh, begitu masa Wp mereka habis merekapun berguguran dan menghilang.  lagi2 kesempatan kedua untuk menapaki karir di oriflame tidak saya ambil..

 

Awal 2010, saya memutuskan sesuatu yang mengubah hidup saya, saya resign dari kantor yang menjadi zona nyaman selama ini.  Waktu itu usia kehamilan saya 4 bulan, dan itu alasan terbesar saya resign.  Saya ingin menikmati dan menjaga kehamilan saya, PP Bogor – Jakarta dengan bis ekonomi setiap hari bukan lingkungan yang aman dan nyaman bagi Bumil.  Suami saya PNS yang dinas di kota Sukabumi, dan saya merasa, Sukabumi tempat yang tepat untuk melahirkan dan membesarkan anak pertama kami, disini kampung halaman kami, dan dikelilingi oleh keluarga.  Saya tidak bisa bisa membayangkan, kalau terus bekerja, siapa yang akan menjaga anak kami? Maka saya menjalankan bisnis waralaba kuliner yang memang sudah saya siapkan sejak bbrp bulan sebelumnya.  Bisnis bermodal belasan juta ini ternyata hanya menghasilkan profit ratusan ribu per bulan.  Cukup untuk mengisi waktu saya, tp tidak cukup untuk memenuhi impian saya.  Oriflame sama sekali tidak saya jalankan, setiap mba Efi menghubungi, saya selalu memberikan alasan dengan pesimis, di Sukabumi sulit menjual Oriflame karena harganya mahal, ditambah lagi saya tidak punya komunitas sosial untuk menawarkan oriflame. eheeeem… kesempatan ketiga yang saya buang tuh..

 

Beberapa bulan setelah Shiraz lahir di penghujung 2010, saya mulai menjalankan bisnis online babyshop, yang ternyata cukup menggiurkan hasilnya. Modal jutaan sebanding dengan profit yang jutaan.  Akhirnya saya memutuskan menutup usaha waralaba kuliner yang semakin lama semakin tidak sehat, dan semakin enjoy dengan OS saya.  Sesekali saya order Oriflame, meski jarang banget sampai tupo, yah seada-adanya orderan aja deh, maklum mental pedagang.  Hingga di awal 2011 mba Efi yang terus rajin membroadcast pesan di ym dan ngajak ngobrol setiap kali liat saya online, menawarkan saya untuk bangkit lagi.  Sempet mikir, heran deh mba Efi, ga ada capek2nya udah ditolak berkali2 juga, pasti ada sesuatu yang spesial di Oriflame yang bikin beliau sampai bela-belain banget ngotot jalaninnya, padahal saya tahu banget, mba Efi itu ga kekurangan aktivitas dan penghasilan, kerja kantoran, kerja sampingan sbg konsultan pajak, suka terima orderan kue juga.  jadi mikir…. kalo orang sesibuk mba Efi aja bisa sukses dan mau jalanin Oriflame, kenapa saya yang jelas2 masih ada waktu untuk dimanfaatkan dan perlu penghasilan tambahan ga mau.  maka bismillahirohmanirohim, kali ini saya serius, nurut sama mba efi, dan pasang target yang jelas agar ga gagal lagi.  targetnya apa? Harus bisa SM sebelum desember 2011 supaya dapet tiket ke Bali gratis.

 

Maka setiap bulan saya targetkan untuk naik level, mengubah cara kerja dari sekedar jualan menjadi belanja pribadi, jualan dan rekrut.  Sama sekali bukan hal yang mudah, untunglah setiap mau menyerah selalu ada upline2 yang dengan sabar menyemangati, mba Efi dan mba Novie.  Bukan cuma itu, saya belajar untuk berani berinvestasi, mengubah mindset dari tunggu bonus dulu baru saya invest, menjadi invest dulu supaya saya semangat untuk balik modal lewat bonus.  Saya yang baisanya cepat sekali mengantuk, rela menghabiskan malam2 saya untuk training online sampai tengah malam, anehnya saya bisa bertahan, malah sekarang jd kebiasaan tidur paling cepat di tengah malam karena saya sadar, semakin banyak waktu yang kita investasikan untuk menjalankan bisnis ini akan semakin cepat kita menuai hasilnya.  Alhamdulillah, semakin dijalani, semakin ketemu banyak orang dengan impian yang sama dengan saya, maka saya semakin semangat untuk mengejar target ini.  Karena disini kita bekerja secar teamwork, untuk bisa sukses, kita harus membantu jaringan kita agar sukses juga.  Sungguh bisnis yang indah sekaligus menantang, ternyata dengan modal awal 39900, akhirnya bisa juga saya mencapai bonus jutaan.  Sampai sekarang saya masih suka menyesalkan, kenapa saya ga ambil kesempatan untuk sukses di Oriflame dbcn ini sejak kesempatan pertama? meskipun begitu, saya yakin ga pernah ada kata terlambat untuk memulainya, seperti yang saya lakukan sekarang, perlahan tapi pasti saya mulai menapaki tangga-tangga menuju impian saya.

 

jadi… perlukah kamu menolak beberapa kesempatan yang datang kalau ternyata kamu bisa sukses di kesempatan pertama ?

bergabung bersama saya disini

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: